Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pasar Modal

TEH PAGI 8 MEI 2018, RUPIAH TEMBUS 14.000 LANTAS ??





Depresiasi Rupiah sdh tembus 14.000 thdp US $. Ini salah satu yg dikhawatirkan oleh sebagian investor saham.

Tentu tanpa alasan  krn kewajiban membayar hutang yg dihasilkan dr Rupiah semakin berat.

Itu akan dirasakan oleh emiten2 yg import bahan baku dan membayar dg dolar tapi hasil produknya dijual dg Rupiah.

Saya juga mengalami betapa sengsaranya th.1997 / 1998 ketika US dolar melambung diatas Rp.15.000 saat itu.

Namun tentu kita sebagai investor / trader mesti memahami bhw setiap kondisi ada yg merasa "dirugikan dan diuntungkan".

Untuk itu kita mesti  jeli memilah2 bhw ada sekitar 580 saham yg tercatat di BEI yg diperdagangkan.

Tentu masih ada pilihan emiten2 yg enjoi meskipun sementara ini Rupiah masih melemah.

Selain itu saat ini juga kita melihat ada kebijakan2 Pemerintah dalam mengatur harga serta aturan2 eksport produk2 komoditas tertentu.
Tentu ini juga ada emiten yg merasa dirugikan.

Mempertimbangkan kondisi2 tsb saya berusaha menukar portofolio dengan memilih saham2 dr emiten yg tidak terpengaruh banyak dg melemahnya Rupiah dan tidak terkena aturan harga maupun penjualannya oleh Pemerintah

Tentu pertimbangan penting lagi yaitu kinerja emiten terus tumbuh, apalagi kuartal pertama th.2018 ini kinclong ๐Ÿ˜€

Beberapa saham tsb al: POLY, ADRO, ANTM, DSFI, INCO, NRCA, ELSA.
Dengan harga saham2 tsb saat ini masih layak untuk dikoleksi.

MungkIn tidak bisa instan langsung naik memang tapi saya meyakini bhw kalau fundamental baik dan prospek baik tapi harga sahamnya masih turun, itu sih hanya masalah waktu, pada saatnya harga akan menyesuaikan fundamentalnya

Dalam pelatihan Minggu dan Senin di Bali kemarin, saya jg mencoba membahas sekaligus LIVE TRADING.

Dan bersukur bersama peserta masih merasakan  dapat saham yg ARA spt POLY dan juga bisa ODT dr ADRO DSFI ๐Ÿ˜€๐Ÿ™

Label:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget