Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pasar Modal

IHSG TERDORONG RATING S&P

Para anggota Komunitas Investa / Investa Community, Nasabah2 BNI SEKURITAS Semarang serta pembaca yang budiman,

Hari Jum'at yang biasanya sebagian trader / investor mengurangi volume trading lantaran khawatir IHSG jeblok, tapi Jum"at tgl.18 Mei 2017 pekan kemarin justru berubah menjadi gegap gempita. Rating positif INVESTMENT GRADE (Layan Investasi) oleh Standard & Poor's dimana Surat Utang Pemerintah Indonesia yang sebelumnya BB+ dinaikkan menjadi BBB-. Berita tersebut disambut oleh investor yang langsung memborong beberapa saham di Bursa sehingga IHSG naik 2,59% menjadi 5791.

Posisi IHSG yang ditutup 5791 yang sempat melonjak 5825 hBBRI,ari Jum'at dengan beberapa saham Perbankan spt BBRI BBNI BBCA  naik diatas 2% bahkan BMRI naik 6%. Demikian pula saham2 Blue Chip GGRM, TLKM, ASII, HMSP terdongkrak naik secara bersama dengan nilai transaksi Rp.8,3 trilyun dan telah membuat 230 saham yang harganya naik dan 98 yang turun.

Kenaikan rating menjadi Investment Grade ini memang menjadi vitamin penguat bagi Bursa karena ini bisa menaikkan "kepercayaan" investor untuk lebih banyak menginvestasikan dananya ke Indonesia lebih besar termasuk ke Bursa Efek kita, Hal tersebut juga akan akan berdampak kertumbuhan ekonomi kita semakin tinggi dan IMF memperkirakan th.2017 ini 5,1%

Parameter ekonomi makro kita memang cukup baik dan menunjukkan pertumbuhan dan ini perlu dijaga oleh semua pihak agar masyarakat kita menjadi sejahtera secara adil dan merata.

Lantas apakah hari ini para trader dan investor masih akan aksi borong saham? nanti dulu...... Bursa ini ada karakter yang unik seperti istilah "Buy On Rumor Sell on News" yaitu terjadi Aksi PEMBELIAN  ketika rumor sedang beredar tetapi justru ketika berita tesebut menjadi kenyataan dan diumumkan ke publik maka sebaliknya akan terjadi Aksi PENJUALAN.

Lihat saja Jum'at kemarin investor asing justru melakukan aksi jual sehingga net Sell lebih dari Rp/1 Trilyun sehari padahal sebelumnya melakukan pembelian secara marathon cukup besar. Jadi ada kemungkinan Investor Asing telah lebih dulu memperkirakan bahwa S&P memang akan memberikan penilaian Investment Grade sehingga mereka memborong saham ketika harganya masih rendah dan kini saatnya mereke menjual diharga tinggi ketika investor lokal dan ritel membeli sahamnya.

Saya sendiri memunyai prediksi bahwa ada kemungkinan beberapa saham Blue Chip yang sudah naik cukup tinggi akan terjadi stagnasi di ring sempit tapi akan terjadi akan  terjadi aksi pembelian untuk saham2 lapis dua dan tiga yang cukup prospektif terutama saham2 yang sempat koreksi pekan lalu.

Kalaupun pekan ini IHSG akan terjadi koreksi itu jangan membuat kita panik karena itu merupakan koreksi yang wajar setelah menembus record tertingginya. Kedepan saya memperkirakan IHSG akan mencapai 5850 / 5900.

Saham2 yang dalam konsen saya baik untuk trading maupun investasi menengah antara lain MDLN, INKP, INDY, MCOR, INCO, LSIP, SIMP, AALI, WSKT, ADHI dan KBLI.

Notes: buat investor yang ingin bergabung di grup Komunitas Investa bisa daftar ke no WA 087700085334. dengan menyebutkan nama, umur dan kotanya.
Salam,

Hari Prabowo ( INVESTA )
WA.087700085334
Label:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget