Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pasar Modal

MAMPUKAH IHSG TEMBUS 5100 ?

Akhir Oktober IHSG ditutup sumringah...beberapa saham perbankan kembali membuktikan keunggulannya, ini menurut saya merupakan salah satu indikasi positif. Kenaikan saham perbankan juga atas respon positif karena kinerjanya yang bagus kwartal III, memang tidak semua saham Bank naik, tergantung kinerja nya saja.
Sebaiknya menilai saham Bank atau Lembaga Pembiayaan jangan hanya lihat dari pertumbuhan labanya saja tetapi lihat juga NPL nya karena merupakan penilaian terhadap kualitas kredit yang disalurkan. Laba tumbuh kalau NPL nya juga besar kurang baik karena berpotensi jadi kredit bermasalah atau bisa2 macet. Jadi masing2 sektor memang punya karakter sendiri2 dilihat dari Analisa Laporan Keuangannya.

DOW dan Bursa Utama Eropa memang lagi musim panen,  DOW sampai memecahkan Indek tertinggi kembali.  Bagaimana dampaknya terhadap Bursa kita?? Membaiknya perekonomian AS diharapkan memperbesar pasar ekspor dari Indonesia juga sehingga perhatikan komoditas apa saja yg banyak dijual ke AS dan ujungnya harga saham emiten tersebut punya harapan bagus.
Tetapi yg perlu diwaspadai yaitu kemungkinan naiknya suku bunga di AS bisa mempengaruhi kenaikkan BI Rate juga.

Kemarin Bank of Japan secara tak terduga meningkatkan stimulus, menaikkan target tahunan  untuk ekspansi moneter. Dana Pensiun Publik di negara Jepang juga meningkatkan kepemilikan saham asing hingga 25%.
Sehingga Jum'at lalu Indek Nikkei meningkat tajam diatas 4%.

Senin ini potensi IHSG saya prediksi masih menguat dengan ring 5050 sd 5115 dengan dukungan Indek DOW yang pecah record lag,  Bursa2 Eropa yang naik antara 1,5% sd 2%, pengaruh bursa Regional dengan stimulus Bank Of Japan tersebut.

Rilis Lap Keuangan Emiten juga punya pengaruh kuat terhadap harga masing2 sahamnya. Bila anda menemukan Laba emiten yang tinggi teliti dulu dari mana asal Labanya, kalau itu dari Laba Usaha dan penjualan yang meningkat maka itu lebih baik. Karena Laba bisa dari beberapa juga misalnya penjualan aktiva, penjualan anak perusahaan, selisih kurs.

Saya masih konsen di saham2 LPKR, TINS, INCO, MLPL. LPLI, KAEF, BJTM serta tertarik juga untuk saham2 yang sudah turun tajam selama seminggu terakhir dengan catatan saham tersebut dari emiten yang kinerjanya bagus dan merupakan perusahaan lama seperti SMCB, GJTL.

Semoga sukses dan happy cuan....

Salam,
INVESTA
pin.2b7dd5ee (khusus untuk komunikasi investasi saham).
Label:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget