Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pasar Modal

WASPADAI IKLIM YG SULIT DIDUGA

Kekhawatiran terhadap tekanan saham2 BC ternyata cukup mendapat perlawanan sehingga IHSG bisa berakhir di jalur hijau, plus 0,37%(4912). Cukup amankah selanjutnya??  Saya sih menganjurkan tetap hati-hati karena data Fundamental ekonomi, meskipun inflasi cukup rendah tetapi terjadi defisit perdagangan dan yg lebih serius dicermati Rupiah tembus 11.700 per US$. 

Kondisi ini masih rawan terutama jika rupiah terus melemah karena berpotensi menambah beban biaya kurs dan bunga dalam US$ untuk hutang2 negara maupun perusahaan2. Setiap pelemahan rupiah otomatis menambah bunga dan pokok, apalagi kalau pendapatannya rupiah.

Apalagi bl.Juni / Juli ini kondisi politik seperti gelombang yg tenang tapi bisa tiba2 membesar jika iklim tidak terjaga dengan baik. Kemungkinan gesekan antar masyarakat pendukung calon Pasangan Presiden berharap tidak terjadi, semoga semuanya aman2 saja.
Ada analis tehnikal yg mengingatkan juga tentang historis bulan Juni 2014 ini dengan Juni tahun lalu yg sempat turun 10%. Ini semua hanya mengingatkan agar sebagai traders tetap harus penuh perhitungan.

Sementara mungkin trading jangka pendek dengan target tertentu lebih baik, itupun pilih saham yg berfundamental bagus (lihat Lap Keuangan per Maret 2014). Jika Fundamentalnya bagus maka relatif lebih kecil resikonya, memang tidak selalu langsung naik sih tapi tetap lebih baik jika dibandingkan emiten yg fundamentalnya kurang bagus, apalagi perusahaan yg merugi.
Dalam kehati2an ada saja saham yg mungkin bisa dilirik seperti BJTM, KAEF, META, MLPL dengan kinerja yg bagus bisa untuk trading pendek buy kalau turun dan sell lagi jika mantul keatas. Sekedar mencari cuan harian he..hee.  kecil tapi kalau rutin boleh juga sih..

Selamat trading semoga mendapatkan yg terbaik dengan mengutamakan kehati-hatian karena iklim sulit diduga.

salam, investa
pin 2B7DD5EE
Label:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget