Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pasar Modal

AWAS RUPIAH DEKATI 12000

Seperti saya ulas beberapa kali bahwa bahwa IHSG yg benar adalah IHSG yang terbentuk dari kekuatan pasar sekaligus cerminan dari Fundamental kinerja emiten yg tercatat di bursa. Artinya kalau IHSG itu "dibentuk" oleh kekuatan pihak2 tertentu maka itu hanyalah semu dan bersifat sejenak yg akhirnya akan kembali kepada kekuatan pasar yg sebenarnya.
Setelah sehari sebelumnya IHSG naik 0,49% dan sepertinya dibentuk pada saat pre closing maka kemarin IHSG kembali terkoreksi minus 0,44% (4887).


Salah satu bahan analisis saya dalam membuat  prediksi saya terhadap arah pasar adalah Nilai Rupiah terhadap US $, kemarin Rupiah melemah kembali menjadi 11.978 (kurs tengah BI). Itu membuat pasar saham tidak nyaman dan memperberat gerak IHSG untuk lebih tinggi.
Pelemahan rupiah akan memperberat beban hutang baik Pemerintah maupun para emiten yg masih banyak import bahan produksinya maupun emiten yg punya hutang dalam bentuk US $. Lihat saja emiten2 tersebut yg mengalami tekanan harga lebih banyak seperti ASRI, ERAA, JPFA
Tentu sebagai investor sebaiknya memang tidak asal beli, pertimbangkan semua aspek, maklum pasar saham ini sangat peka terhadap pengaruh lainnya terutama suku bunga, nilai uang, pertumbuhan ekonomi, harga komoditas, kebijakan lain baik global maupun nasional selain Fundamental dan Tehnikal Analisis.

Sementara berita terakhir DOW kembali naik 0,52% dan bahkan S $ P memecahkan record tertingginya kembali setelah FED mengatakan bahwa terjadi rebound terhadap pertumbuhan ekonomi AS, dan suku bunga masih akan dipertahankan rendah .
EIDO juga naik 0,52% semalam, akankah kondisi ini berpengaruh terhadap IHSG hari ini? masih perlu diuji, tetapi kalau nilai rupiah sampai menembus 12000 menurut saya akan berat buat IHSG. Saya berharap tidak terjadi pengalihan investasi asing dari bursa kita ke pasar yg sedang membaik seperti di AS. Mengerikan kalau sampai asing cabut dari bursa kita karena sejak awal tahun asing terus membawa uangnya ke bursa sekitar 40 T.


Harga minyak dunia yg terus melambung perlu juga diperhatikan, apa korelasisnya terhadap saham2 yg diuntungkan dengan kenaikan minyak tersebut, kemarin MEDC, PGAS, dan PTRO  ada dijalur hijau walau IHSH merah.
Saya masih tertarik dengan menu kemarin pagi (silahkan baca ulasan kemarin) kebetulan harganya sdh sesuai yg saya targetkan siapa tau bisa mendatangkan rejeki.

Hari ini biasa saya ada acara ngamen ke Surabaya sampai Jum'at, buat teman2 di Surabaya ayo makan rawon setan bareng he..hee..
Semoga sukses yaa...

salam,  investa
pin . 2B7DD5EE
blog: investalpppm.blogspot.com
Label:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget